Memilih Untuk Berbagi

Setelah saya tahan-tahan, akhirnya rela juga saya melepasnya…

Melepas potensi bisnis jutaan rupiah, yang bisa berjalan autopilot

Jiwa kemaruk saya akhirnya padam setelah disentil sama Allah…

Begini…

Kemarin saya ketemu sama ibuk-ibuk yang sedang menggendong anaknya di pinggir jalan. Beliau salah satu guru SDIT di daerah saya.

Kebetulan saya lagi ada acara di Masjid Khoiru Ummah deket SD itu, saat itu pas lagi mau pulang.

 

Saya amati, sepertinya beliau lagi nunggu jemputan seseorang.

Tak berapa lama, ada guru lain yang ngasih pertanyaan bosa-basi, yang sebenarnya dia sendiri sudah tahu jawabannya…

 

Ibu yang Tanya (Bu T): “Bu, lagi nunggu siapa?”

Ibu yang Nunggu (Bu N): “Nunggu jemputan suami Bu…”

Bu T: “Kok ndak dateng-dateng?”

Bu N: “Iya, Motornya kadang ndak jalan… sambil meringis”

Bu T: “Mogok ya bu? di servicekan lah bu….”

Bu N:”Iya, kadang motornya ndak ada  B…. (suaranya yang lirih tak terdengar oleh saya)”

 

Tanpa ada beban, saya pun langsung cuss ke acara selanjutnya… Ngopi sama pengurus Yayasan, karena saya sudah janji mau ketemu setelah acara di Masjid sore itu. Ngopinya malam-malam di Angkringan Pasar Pahing Randublatung.

Ngobrol nglor-ngidul, akhirnya topik pembicaraan kita sampai pada berapa Yayasan menggaji guru-guru

Tebak berapa?

Pasti kalian sudah tahu jawabannya. Sudah jadi rahasia umum….

 

Mak Klik…. Oh…Ternyata ini jawaban atas rasa penasaran saya tadi sore…

Tadi sore, ibuk guru tadi mengatakan sesuatu yang tidak terdengar oleh saya. Ada hurub B…-nya, ternyata adalah Bensin

Keyakinan saya diperkuat dengan statement ibu-ibu yang betanya tadi, “Yo di isi dong buk kalau kosong….” (sambil bercanda)

Prediksi saya, ibuk guru tadi menggunakan uangnya untuk kebutuhan lain, sehingga kebutuhan bensin untuk kendaraannya diabaikan..

Masalahnya bukan mau atau tidak, tapi pada ada duit atau tidak

Masih banyak cerita-cerita tragis seperti ibuk tadi yang saya temui di daerah saya. Merantau hanya untuk 500rb/bln, bekerja di luar kota malah nombok, broken home gara-gara ekonomi, dan masih banyak kejadian mengiris hati di Kota kecil paling ujung Jawa Tengah,(Blora).

Itulah beberapa fakta bahwa banyak orang diluar sana yang perlu dibantu, dan saya perlu banyak bukti untuk meyakinkan mereka, karena tipikal orang desa itu perlu bukti, bukan teori.

Apakah kurang bukti?

Kebanyakan malah, tapi masalahnya, bukti yang saya sodorkan tidak masuk ke logika mereka, dan bisnis modelnya terlalu rumit, jadi mereka susah menelannya.

Saya perlu banyak bukti, dengan bisnis model yang sederhana.

Oke, Lanjut…

Saya ndak tahu, apa perasaan kalian kalau di posisi saya.

Melihat orang-orang tak berkembampuan, tapi kamu punya ilmu untuk membuka jalan buat mereka, tapi mereka tidak mau… mungkin karena ini Nggak Normal, jadi mereka tidak aware.

Kelamaan Loe Guh… kenapa ndak langsung kasih duit aja!!!

Gini, kalau loe butuh duit, loe pilih mana?

Gue kasih uang tunai, atau tak bukain warung kelontong?

Kalau mikir jangka panjang, pilih yang sustainable kan? nah… itu yang ane fikirin.

 

Supaya Ndak di Anggap Kebanyakan Cincau, Kita Buat Gerakan Nyata!

Di sini saya perlu orang-orang yang mau menitipkan uangnya untuk saya puter. Pastinya ada bagi untung lah…

Seenggaknya beberapa alasan ini yang akan kita pakai untuk “ngamuk” sebagai power kita (tonton: ngamuk).

1. Berdaya Berjama’ah.

Saya lebih suka menggunakan kata “berdaya”, karena duit yang akan kita kumpulkan bukan untuk memperkaya diri dengan harga, tapi ini adalah sebuah power yang akan kita gunakan untuk berjuang.

Berjuang untuk apapun. Berjuang untuk dakwah, berjuang untuk keluarga, ataupun berjuang untuk sesuatu yang ingin dicapai.

2. Perlu Banyak Bukti

Perlu kalian ketahui, sebenarnya saya sedang membangun Authority website.

Authority itu seperti apa?

Kalian pasti sudah kenal tokopedia, bukalapak, blibli, dan banyak lagi. Kalian bisa kenal brand-brand tersebut karena mereka sudah membangun authority mereka.

Kita coba bangun authority secara organik melalui SEO, sehingga kalau orang sudah percaya, mereka akan bergerak tanpa harus disuruh.

Beberapa keyword bisnis yang saya sodorkan di bawah hanya sebagian saja. Masih banyak keyword bisnis yang akan bisa membantu “mereka”.

3. Alasan Lain

Yang satu ini lebih ke Nikmat dari Allah yang saya Sia-Siakan…. Astagfirullah…  Ampuni Baim Ya Allah 🤲

Semakin kesini, saya semakin pertemukan oleh Allah dengan orang-orang sholeh, yang bisa mewujudkan cita-cita saya.

Sebut saja mereka temen-temen IIBF (Indonesia Islamic Business fourm), Genpro, Saudagar Nusantara (dengan gerakkan Berdaya-nya), dan banyak lagi temen-temen non Komunitas yang saya sia-siakan.

Mereka sangat ingin Go Online, tapi karena kemampuan saya terbatas, dan hitungan bisnis tidak masuk standar saya, jadi mereka saya tolak.

Nah… untuk meminimalisir kekecewaan mereka, saya ingin mengajak temen-temen untuk menggarap hal ini dengan cara ambil bagian memproduksi konten.

Yang Perlu Antum Tahu dari Bisnis SEO

SEO hanyalah sebuah cara pemasaran, dan SEO adalah sebuah cara pemasaran yang murah (kalau tahu ilmunya).

Kalau kamu nggak tahu ilmunya, siapin aja duit puluhan jutaan untuk bisa naik di halaman 1 Google.

Cek aja perusahaan-perusahaan besar, berapa duit yang mereka keluarkan untuk menang di SEO.

Bagi perusahaan, penting banget menang di SEO.

Kita ambil contoh Bank BCA,

Misalnya orang mengetik KLIK BCA di internet, kemudian yang muncul ternyata klikbca.net. Apa yang terjadi? Ya, data nasabah bisa bocor, dan ini pernah terjadi, pelakunya adalah salah satu dosen di Jogja, tetangga kampus UPN. Beliau di penjara karena mengumpulkan data nasabah.

Alhamdulillah, disisi ini, saya diberi nikmat ilmu oleh Allah, memiliki ilmu yang jarang orang miliki. Sebenarnya ilmu ini beredar luas diluar sana.

Tapi karena orang malas belajar, dan proses pembelajaran yang tidak instan, banyak dari mereka yang mutung di jalan.

Jadi, saya mengajak temen-temen untuk membantu saya ikut andil dalam penguasaan informasi ini, dengan mengambil salah satu bagian yaitu memproduksi artikel.

Kewajiban, Hak, dan Kemungkinan Buruk Yang Bisa Terjadi

Kalau enten sudah yakin, ente perlu menyetujui beberapa hal ini…

Kewajiban

  • Invest uang berdasarkan jumlah bisnis yang diorder
  • Membiarkan segala artikel informasi dikelola dan dimanfaatkan oleh teguh

Hak Investor

  • Mendapatkan share profit 50% dari bisnis yang dijalankan (bisnis di urus pihak ke-3)
  • Pembagian setelah bisnis naik ke halaman satu google (maksimal 1 tahun)

Bagaimana kalau gagal? ndak naik ke halaman 1 Google

Oke, kita bicara Pahitnya sekarang.

Setelah bicara yang mains-manis, sekarang bicara nggak enaknya.

Hal paling kalian khawatirkan adalah artikel Gagal Naik, otomatis bisnis ndak jalan.

Oke, saya memahami ketakutan kalian, hal itu wajar saja.

Tapi sepengalaman saya, hal ini jarang terjadi.

Semua keyword yang saya garap berhasil masuk di halaman 1 Google. Yang membedakan hanya kecepatannya saja. Ada yang 3 bulan sudah bisa naik, ada juga yang sampai 1 tahun lebih baru naik.

Bagaimana kalau sampai 1 tahun ndak naik juga?

Nggak usah khawatir, Ente kan hanya mengeluarkan uang buat beli artikel saja. Jadi saya kasi opsi:

  • Artikel saya kembalikan ke Antum, atau
  • Artikel saya beli dengan harga ketika antum beli

Nggak rugi kan? Pasti !!!

Ane yakin aja, suatu saat pasti naik ke halaman 1 Google.

Berapa investasinya?

Sebenarnya tidak ada jumlah pasti, berapa artikel yang dibutuhkan untuk menaikkan satu artikel bisnis ke Google.

Sepengalaman ane, seenggaknya kita membutuhkan 15 artikel untuk mendukung konten bisnis (konten pilar) untuk naik ke halaman 1, tapi bisa aja lebih.

Untuk mengukurnya jumlah artikel yang dibutuhkan, antum harus memahami apa itu SILO SEO (baca di google).

Hitungannya seperti ini:

1 konten informasi, harganya Rp. 62.000

1 konten bisnis, harganya Rp. 300.000

jadi totalnya 15 artikel:

1 konten bisnis + 14 konten informasi =

300rb + (62rb x 14) =

300rb + (868rb) =1.168.000

Mahal?

Enggak lah… lihat aja core bisnisnya, semua akan tergantikan hanya dengan satu kali closing (tapi nggak semua).

 

Kalau menurut temen-temen mahal, oke saya turunin.

tujuan kita menaikkan di halaman 1 google, jadi kita pakai artikel kelas informasi dulu. Mudah naik di google, tapi sudah closing customer.

Setelah naik di halaman 1 google, baru kita gantikan dengan artikel bisnis yang copywrtingnya lebih jozz.

Setuju kan? Alhamdulillah…

jadi antum cukup investasi senilai (62rb x 15 artikel) = Rp. 930.000

 

Bisnisnya apa? Silahkan di Pilih!

  1. jasa arsitek bandung
  2. jasa arsitek semarang
  3. jasa arsitek surabaya
  4. jasa arsitek malang
  5. pelatihan k3
  6. jual baja ringan
  7. jual container
  8. jual gazebo
  9. jasa kontraktor
  10. jasa taman jogja
  11. jasa arsitek jakarta
  12. paket pernikahan di solo
  13. paket pernikahan semarang
  14. aqiqah jogja
  15. aqiqah semarang
  16. aqiqah bandung
  17. aqiqah semarang
  18. aqiqah surabaya
  19. jasa arsitek jogja
  20. ahli kunci jakarta
  21. jasa renovasi rumah
  22. jasa servis pompa air
  23. service kulkas bandung
  24. service ac jakarta timur
  25. service ac bandung
  26. jasa taman surabaya

Masih Kurang?, silahkan cari sendiri di https://app.neilpatel.com/en/ubersuggest