Bisnis Komoditi

Indonesia kaya akan sumber daya alam, di bawah maupun di atas permukaan.

Sangat bersyukur kita hidup dingeri ini. Konon katanya, negara kita adalah tanah surga. Tongkat, kayu, dan batu jadi tanama…

Dengan kekayaan alam seperti ini, petani Indonesia tidak ada yang hidup dibawah garis kemiskinan. Harusnya…!

Tapi kenyataannya masih banyak kita temui petani yang hidupnya masih melarat. Bahkan, beras untuk makan sehari-hari saja mereka harus beli ke pengepul. Ngenes ndak kalau kek gitu?

Ngak usah jauh-jauh, tentangga saya buktinya.

Mereka tidak merasa senang ketika panen raya, karena harga hancur dimainkan para mafia.

Permainan impor barang komoditi di Indonesia membuat harga barang jadi hancur. (baca: mafia impor)

Petani pun bingung mau nanam apa. Ketika harga bawang lagi naik, semua tanam bawang, e..ternyata pas panen harganya hancur.

Beras, kalau nanem bareng-bareng harga hancur. Kalau start duluan diserbu tikus… sedih ndak jadi petani?!

gambar jagung

Kadang pusing juga, gimana cara ngatasi kegalauan ini?

Nah… ternyata ada start up yang keren banget, namanya iGrow. Start up ini menghubungkan antara petani, perusahaan, dan inverstor, jadi petani tidak bingung lagi mau tanam apa, karena panen mereka sudah ada yang nampung.

iGrow sendiri juga memiliki lab untuk melakukan penelitian sehingga petani bisa menghasilkan panen yang memuaskan. Lebih jelasnya bisa kunjungi situs resminya (https://igrow.asia)

Oke.. kalau petani dalam naungan iGrow bisa merasa tenang. Tapi bagaimana dengan petani diluar iGrow?

Ini nih… ada fakta yang menarik…

Berdasarkan pengamatan saya di dunia digital, ada perusahaan-perusahaan yang mencari bahan baku industri  melalui internet.

Ambil contoh temen se-perguruan saya, sebut saja namanya Ronal. Berkat keahliannya mengelola website, dia mendapat orderan berton-ton.

Tapi saya belum tahu kabar terbarunya, sudah berapa dolar dia kantongi.

Sampai disini sudah ada buktinya kalau perusahaan pun mencari bahan baku mereka lewat internet.

Masih banyak cerita seperti si Ronal ini, dan masih banyak potensi barang komoditi yang bisa dijual online.

Kalau kampungmu penghasil barang komoditi, nggak ada salahnya kalau kamu jual secara online.

Bisa jadi kamu akan mendapat untung yang lumayan karena barangmu di beli tanpa campur tangan orang ketiga.

Kalau kamu bingung cara jualnya, kamu bisa tanya-tanya saya  disini.

Kalau ada diskusi bisa komen di bawah!

Leave a Comment

%d bloggers like this: